"hey bangun" suara seorang cowok terdengar, dia mengulingkan badan ku hingga aku terjatuh dari tempat tidur
Bruk
Aku berusaha berdiri, mata ku masih buram karna baru bangun, ku tengok ke kanan dan kiri, jiwa ku masih belum terkumpul secara maksimal, aku melihat ke depan dan melihat seorang cowok yang berwajah bingung dan usianya kira kira 12 tahunan
Cowok ini sangat tampan, mulai dari rambutnya yang tajam terlihat seperti acak acakan namun rapih dan warna rambutnya yang sangat pirang, warna matanya yang hijau, hijaunya seperti tumbuhan yang fresh, baju nya yang memakai jubah hitam
Sekali lihat aku bisa merasakan bahwa dia juga bukan manusia, aku tidak tau apa yang harus aku lakukan, aku juga sebenarnya ingin lari, namun entah kenapa hatiku justru malah menolaknya
"Maafkan aku, kumohon jangan bunuh aku" ku tundukan kepalaku padanya berharap dia bisa memberiku kesempatan untuk keluar dari rumahnya
"Apa kau pemilik rumah ini?" tanyanya, aku tidak mengerti apa yang dia bicarakan, apakah dia bukan pemilik rumah ini?, kalo begitu siapa?, jelas jelas dia itu bukan manusia, apakah dia datang bukan untuk memburu ku?
"Eh bukan, aku bukan pemilik rumah ini, aku hanya tidur disini karena kecapean" bilang ku supaya meyakini dia bahwa aku bukan pemilik rumah ini
Ini aneh pertama, aku semalam di kejar oleh monster aneh dan kaki ku terasa sakit, tapi setelah tidur aku tidak merasa sakit, kedua saat aku masuk ke rumah ini, rumah ini begitu rapi dan bersih, tapi saat aku melihat ke kanan dan ke kiri, aku meihat semua perabotan sudah berserakan, se akan akan ini di ruangan lain
"Jadi kau bukan pemilik rumah ini" dia mengangkat tangan kanannya ke dagu, seperti berpikir sesuatu
"kalo begitu matilah" setelah itu dia mengangkat kan sebuah stick dan mengarahkannya padaku
Aku pun menutup mataku karna takut