Kacir mengikuti langkah dua orang kaki-laki bertubuh tinggi besar di hadapannya itu.
"Silahkan."
Seorang laki-laki membukakan pintu mobil untuk Kacir. Kacir tidak banyak bicara, ia mengikuti setiap perintah yang diberikan padanya.
Beberapa bulan ini kehidupan Kacir sudah membaik, ia hidup dengan layak tanpa kekurangan apapun. Bahkan, jauh lebih baik dibanding saat ia bersama Hendra dulu. Entah harus bagaimana, apakah Kacir harus bersyukur saat Hendra mati di tangan Ana, atau justru sebaliknya. Nyatanya, dengan uang dari Eza saja Kacir bisa menjadi orang yang baik, dihormati oleh sekelilingnya. Kacir seolah lahir sebagai irang baru, bahkan ia mengganti identitasnya menjadi Rendra.
Sebuah kedai makan kecil Kacir dirikan di depan rumahnya. Uang yang diberikan oleh Eza nyatanya cukup un