Bima memarkirkan motornya di halaman rumah dan berjalan masuk ke dalam. Tapi ia terkejut saat melihat seorang gadis cantik yang duduk di ruang tamu bersama ibunya.
“Nah, ini dia Bima-nya sudah datang. Bima, ke mari sayang. Luna datang mencarimu, nih,” ucap sang ibu sambil tersenyum ke arahnya.
Bima menatap gadis itu dengan tatapan dingin. “Nanti dulu, Ma. aku baru nyampe. Capek, maaf ya, Luna. Aku ke atas dulu. Mau istirahat sebentar, kalau kau tidak keberatan menunggu,” ucap Bima.
“Loh, kok responnya begitu, sih sayang? Luna kan sudah jauh-jauh datang ke mari untuk menemuimu, dia juga baru pulang dari England dan langsung datang ke mari khusus mengunjungimu?” protes sang ibu.
“Tidak apa-pa tante, saya bisa menunggu, kok. Lagian, Bima kelihatannya sedang capek,” ucap Luna sambil tersen