“Aaaaakkkhhh….!” Wanita itu berteriak kesakitan sambil memegangi kepalanya. Ia jatuh terduduk di lantai dengan darah yang mengalir dari kepalanya. Mata Jelita membola saat melihat pria itu berdiri memegangi sebuah tongkat kayu.
“Kau…?!” wanita itu berusaha bangkit dan menerjang pria itu tapi dengan sekali hantaman balok kayu wanita itu pun jatuh terkapar di lantai. Jelita berusaha berdiri dengan memegangi perutnya, ia harus segera pergi dari tempat itu. Semuanya sudah tidak terkendali, mereka berdua adalah orang-orang gila. Namun, pada saat ia hendak melangkah, tangan wanita itu bergerak dan menggapai kakinya.
Jelita terkejut bukan main, ia meronta berusaha melepaskan diri dari tangan itu, lagi-lagi pria itu menolongnya. Menginjak tangan wanita itu hingga ia melepaskan celakanya di kaki