“Mama, aku berangkat dulu, ya?!” teriak Bima. Ia langsung bergegas menuju motornya yang terparkir di halaman. Sore ini ia akan menemui Jelita, sudah 2 hari ia tidak melihatnya, ia merindukan Jelita dan ingin bertemu dengannya.
“Sayang, tunggu dulu…!” sang ibu terburu-buru menghampirinya.
“Ada apa, Ma?” tanya Bima sambil memasang helm di kepalanya.
“Sayang, kau mau ke mana sore begini. Kau lupa kalau Yuna akan datang?” ucap sang mama mengingatkan. Bima terdiam. Iya, tadi pagi Yuna menelponnya untuk datang menemuinya dan ia sudah setuju. Tapi, saat ia tiba-tiba saja teringat Jelita, ia langsung memutuskan pergi menemuinya dan melupakan janjinya dengan Yuna. Ah, bagaimana ini?
“Aku hampir lupa,” ucapnya.
“Memangnya kau mau ke mana? Kalau kau ingin pergi ke suatu tempat, sekalian ajak Yu