Telah terhitung satu minggu Mahesa dirawat di rumah sakit, dengan tiga hari tidak sadarkan diri dan tiga harinya lagi untuk pemulihan. Ini adalah hari keempat dan Mahesa sudah merasa sangat bosan. Tidak ada yang bisa cowok itu lakukan di dalam ruangan ini sendirian. Jarum jam masih menunjukkan pukul sembilan pagi yang itu artinya, teman-temannya masih berada di sekolah.
Helaan napas kasar keluar dari mulutnya, Mahesa yang awalnya berbaring kini mengubah posisinya menjadi duduk. Tangannya masih tertancap jarum infus. Sebenarnya Mahesa sudah merasa mendingan meski sesekali dadanya terasa sakit dan agak panas di waktu-waktu tertentu. Entah pukulan macam apa yang telah Irwan layangan kepadanya hingga dirinya jadi seperti ini sekarang. Bahkan di hidung Mahesa kini masih tertancap masker oksige