Udara pagi telah memasuki ruang-ruang melalui celah-celah pintu dan jendela. Wanita cantik yang sedang tergolek, sedang memasuki tahap kesadaran paska tidur nyenyaknya.
Saat kelopak matanya terbuka sempurna, wanita itu terlonjak kaget, dengan cepat ia duduk seraya memalingkan kepalanya ke kiri dan ke kanan. Tampak kepanikan membayang pada wajahnya yang mulai menitikkan air mata.
"Apa yang dilakukan Manda di sini? Ya Tuhan, siapa lagi sekarang?" Miranda hampir melompat dari tempat tidur, bayangan masa lalunya dengan cepat melintas, menayangkan berbagai peristiwa pahit yang menimpanya.
Ia telah berdiri di depan pintu penghubung bawah tanah, tangannya gemetar saat menjulur untuk meraih pegangan pintu. Sesaat ia ragu, tapi keyakinan dirinya bahwa telah terjadi sesuatu di rumah itu sangat