Mahisa tercenung setelah memberikan instruksi kepada anak buahnya. Ia tidak sadar ketika Viona telah berada di sampingnya.
"Bagaimana?" tanya Viona dengan suara serak dan lemah, "apakah kita bisa tahu Mira meninggal karena apa?" lanjut Viona.
Mahisa menoleh sambil merentangkan tangannya, mengajak wanita mungil itu untuk duduk dipangkuan. Seraya memeluk Viona, Mahisa menjawab, "Entah bagaimana caranya kita akan segera tahu dan memang kamu berhak untuk tahu," jawab Mahisa.
Viona menyenderkan kepalanya pada bahu Mahisa, ia menemukan ketenangan di sana. Tiba-tiba telepon genggam Mahisa berbunyi, Nomor telepon tidak dikenal.
"Halo?" jawab Mahisa.
"Halo, dengan Mahisa Bubelle? Saya punya sesuatu untuk Anda, mengenai Miranda, bisakah kita bertemu nanti malam? Saya tunggu di cafe boxing j