Beberapa minggu setelah menikah, Rio bertemu Rama dan Antoni untuk mengevaluasi pekerjaannya. Ia mengatakan belum siap melakukan operasi dan belum bisa memastikan kapan atau apakah akan kembali. Ia ingin tetap memimpin rumah sakit sebagai direktur dengan tim klinis yang kuat.
Rama menyampaikan bahwa ia menghormati keputusan itu. Mereka meninjau pembagian tanggung jawab agar tak ada pasien yang bergantung pada satu dokter. Rio menyetujui sistem yang membuat beberapa orang dapat saling menggantikan.
***
Mira bertanya apakah keputusan itu membuat Rio lega. Rio berkata ia sedih karena kehilangan bagian dari profesinya, tetapi lega tidak perlu berpura-pura siap. Ia akan tetap mencari dukungan dan mengevaluasi kondisinya secara profesional. Tidak ada tenggat yang ditetapkan.
Mira berkata ia mendukung pilihan tersebut, namun tidak akan menentukan apa yang harus dilakukan. Rio berterima kasih. Ia tidak ingin cinta mereka dipakai sebagai alasan berhenti atau kembali bekerja.
***
Banyu datang ke rumah mereka untuk mengantar beberapa barang terakhir Kiran yang ditemukan di restoran. Ia bertanya apakah Rio ingin menerimanya. Rio memeriksa daftar, lalu memilih beberapa foto yang memang pernah Kiran berikan. Barang lain dikembalikan ke Bella dan rekan kerja sesuai keinginan Kiran.
Banyu berkata ia masih belum melupakan pukulan itu, tetapi ia melihat Rio bertanggung jawab dan menghormati batas. Rio tidak meminta lebih. Ia berterima kasih atas kejujuran Banyu.
Mira menyuguhkan teh. Mereka berbicara sebentar tentang Kiran sebagai teman dan rekan kerja. Tidak ada yang menjadikan Mira pesaing. Banyu menceritakan satu kebiasaan Kiran yang membuat mereka tertawa. Rio menyimpan cerita itu sebagai kenangan bersama, bukan sebagai alasan membandingkan masa lalu.
***
Malamnya Rio membuka buku catatan Kiran satu halaman lagi. Ia membaca daftar hal yang ingin dilakukan Kiran, lalu menutupnya. Ia tidak berusaha memenuhi semua keinginan itu atas namanya. Ia menyimpan buku tersebut sebagai bagian dari kisah yang pernah mereka jalani.
Rio kemudian membantu Mira merapikan not musik di rak. Ia bertanya lagu apa yang ingin ia pelajari berikutnya. Mira memilih satu melodi yang sederhana. Rio mendengarkan saat ia memainkannya beberapa kali.
Rio tetap direktur dan belum kembali mengoperasi. Ia tidak malu mengatakannya. Hidupnya tidak berhenti pada kehilangan, tetapi ia tidak menganggap kehilangan selesai hanya karena ia menikah. Ia belajar membiarkan dua kenyataan itu berdampingan.
Rio menjalani evaluasi kerja lanjutan. Ia menjelaskan bahwa ia masih tidak siap operasi dan meminta tidak ada jadwal klinis yang diberikan. Rama menyusun rencana tim dan memastikan pasien tetap mendapat dokter yang mampu menjalankan tugas.
***
Antoni bertanya apakah keputusan itu permanen. Rio menjawab ia belum tahu, tetapi untuk sekarang ia menghentikan tugas bedah. Ia tetap menjadi direktur dan akan menjalankan tanggung jawab itu dengan dukungan tim.
Antoni berkata ia mendukung, tetapi keputusan evaluasi di masa depan tetap berdasarkan kesiapan profesional. Rio setuju.
***
Mira bertanya apakah ia merasa kehilangan identitas. Rio menjawab iya. Ia masih merindukan pekerjaan bedah, tetapi tidak akan mengambil risiko hanya untuk merasa seperti dirinya yang dulu. Ia akan mencari makna dalam peran direktur dan hubungan dengan tim.
Mira berkata ia tidak akan mengukur nilainya dari karier. Rio juga tidak ingin ia mengukur dirinya melalui perannya sebagai istri.
***
Banyu datang membawa beberapa barang terakhir Kiran. Mereka memeriksa daftar bersama dan menanyakan kepada Bella mana yang ingin disimpan oleh rekan kerja. Rio memilih foto yang pernah diberikan Kiran, sedangkan benda lain dibagikan sesuai persetujuan.
Banyu mengatakan ia melihat Rio berubah, tetapi luka masa lalu tetap ada. Rio berterima kasih karena Banyu tetap hadir. Mereka tidak menyatakan semua selesai.
***
Rio dan Mira makan malam setelah itu. Mira bertanya apakah ia ingin menyimpan barang Kiran di ruang bersama. Rio menjawab ia ingin satu rak kecil, dan akan meminta persetujuan Mira soal penempatannya. Mira setuju selama keduanya nyaman.
Mereka menata rak itu bersama. Mira tidak memegang buku catatan Kiran tanpa izin. Rio tidak meminta Mira merawat kenangan itu. Mereka sepakat ruang tersebut menjadi bagian Rio, sementara rumah tetap milik bersama.
Rio menjalani dukungan profesional dan tidak meminta Mira mengawasi prosesnya. Ia mengabari bila ada hal yang ingin dibagi. Mira melakukan hal yang sama dengan pekerjaannya.
Kehidupan mereka bukan kisah seorang perempuan baru menyembuhkan dokter yang terluka. Mereka dua orang yang saling memilih, membagi rumah, dan menerima bahwa beberapa hal tetap belum selesai.
Rio mengatur pertemuan evaluasi berikutnya beberapa bulan kemudian. Ia tidak meminta tanggal untuk kembali operasi. Ia ingin meninjau keadaan tanpa target tertentu.
***
Rama mendukung dan berkata jika Rio memutuskan tidak kembali, rumah sakit akan tetap mengatur tim. Rio merasa lega bahwa pekerjaannya sebagai direktur tidak akan berakhir.
***
Mira bertanya apakah ia ingin bercerita lebih jauh tentang Kiran. Rio membagikan satu kenangan ringan tentang mereka makan di tengah hujan. Mira mendengarkan, lalu bercerita tentang kenangan bersama keluarganya.
***
Mereka berbagi cerita tanpa saling membandingkan. Rio merasa ia dapat membawa masa lalu ke percakapan tanpa menjadikannya pusat hubungan.
***
Banyu mengirim pesan mengajak makan. Rio bertanya apakah Mira ingin ikut. Mira berkata ia akan ikut jika Banyu nyaman. Rio menanyakan langsung; Banyu menyambutnya.
Mereka bertemu beberapa hari kemudian dan membicarakan restoran. Persahabatan Rio dan Banyu belum sama seperti dulu, tetapi mereka mulai membangun hubungan baru yang jujur.
Rio membuat jadwal evaluasi karier tiga bulan kemudian bersama Rama. Ia tidak berjanji akan kembali operasi, hanya ingin menilai keadaan dengan profesional.
***
Mira bertanya apakah ia akan merasa kecewa jika jawaban akhirnya tetap tidak. Rio berkata iya, tetapi ia ingin memilih berdasarkan kesiapan dan keselamatan pasien.
***
Ia memberi tahu Antoni bahwa tugas direktur tetap dapat ia jalankan. Antoni mendukung dan meminta tim tidak terus bertanya kapan ia kembali ke ruang operasi.
***
Mira bertanya apakah Rio ingin mengubah jadwal rumah tangga jika rapat bertambah. Mereka sepakat membicarakan perubahan, bukan menganggap pekerjaan otomatis lebih penting.
***
Rio mulai merasa perannya sebagai direktur semakin jelas. Ia belum kembali ke meja operasi, namun ia tidak lagi merasa seluruh dirinya hilang. Ia tetap bekerja, meminta dukungan, dan menjalani kehidupan bersama Mira.
=