Setelah bantuan datang, berandalan itu dimasukkan mobil untuk dibawa ke kantor. Bryan istirahat sebentar, duduk di depan salah satu rumah warga yang kelihatan sepi dalamnya. Polisi dari kantor pusat yang sudah selesai dengan tugasnya pun mendatangi Bryan.
“Pak Bryan ...”
“Ya ... Kau tadi bilang mau bicara denganku. Ada apa?”
“Tuan Liem sudah ketemu.”
“Hah?” Bryan terlonjak membuat Si polisi kaget. “Kenapa kau tak bilang dari tadi?”
“Tadi Anda meminta saya membantu menangkap beradalan itu,” dalih Si polisi.
Bryan mendecih. “Mana kutahu kalau kau mau mengatakan keberadaan Markus. Harusnya kau paham, Markus prioritas utama bagiku!” pekiknya. “Di mana dia sekarang? Bagaimana keadaannya?”
“Tuan Liem baik. Tadi siang menghubungi kantor polisi. Dia bilang sedang berada di ...”
Seingatnya