Muka Markus berseri-seri pagi ini, padahal beberapa hari yang lalu mukanya kusut. Dennis penasaran dengan apa yang dilakukan rekan kerjanya itu untuk meluruskan mukanya?
“Mark ...” Dennis memanggil.
“Iya, Den.” Dijawab dengan cepat dan tegas oleh Markus. Malahan Markus menambahkan senyum cerah pada temannya itu.
“Kau kelihatan segar sekali hari ini.”
“Aku sedang senang,” jawabnya pendek, diikuti senyuman lagi. Saat Dennis masih menerka-nerka, Markus segera menambahkan, “Aku baru pulang liburan.”
“Jadi, beberapa hari ini tak masuk kantor kau pergi liburan? Dengan Bryan?” Markus mengangguk masih dengan senyuman di bibirnya. “Jadi yang membuatmu senang itu liburannya atau Bryan-nya?”
“Bryan. Liburannya adalah bonus,” sahutnya cepat. “Kau tidak iri, kan?”
Dennis gantian tersenyum, menye