3 minggu berlalu begitu cepat.
Di sore yang cerah ini seorang wanita hanya duduk diam menatap ke arah pintu masuk cafe. Matanya tak ingin beralih dari sana, seolah menunggu seseorang datang masuk ke dalam cafe.
Itu adalah Ajeng, ya itulah kegiatan rutinnya datang ke cafe saudaranya setiap weekend selama 3 minggu belakangan ini. Setidaknya diam di cafe seperti ini jauh lebih baik daripada ia dia di kamar. Karena ketika dia diam di kamar sendiri, pikirannya akan mulai berkelana memikirkan banyak hal yang membuat dirinya semakin stress.
Ya meskipun sudah 3 minggu lalu lamanya tapi, percakapannya dengan kedua orang tuanya pada sore hari itu, masih terputar jelas di kepalanya. Sampai-sampai ia hafal betul semua perkataan yang dilontarkan kedua orang tuanya pada sore hari itu.
Bahkan, ia