"Kemana dia?"
Ajeng pun terkejut dengan kedatangan Ayu yang tiba-tiba langsung bertanya itu. "Nggak tau, dia cuma nyuruh aku nunggu!" jawabnya cepat lalu memakai kembali kacamata hitam yang sempat dilepasnya tadi.
Ayu berdecak pelan, "Dia nggak marah sama kamu kan?"
Kepala Ajeng menggeleng dengan cepat, "Tidak sama sekali, dia malah mengkhawatirkan aku!"
Ayu meringis sekarang. "Ya iyah orang kamu terlihat aneh banget, dalam ruangan gini masih pakai topi dan kacamata hitam," ejeknya.
Kali ini Ajeng yang berdecak. "Kan tadi aku udah jelaskan. Kalau aku takut di rumah sendiri Bapak dan Ibu sedang pergi. Jadi, aku terpaksa diam di sini dengan memakai semua ini!” ulangnya menjelaskan pada saudaranya itu. Ya karena ia takut kalau tiba-tiba Kama datang ke rumahnya di saat ia sedang sendi