Bunga menggerakkan tuas pintu dengan jantung berdebar ketika baru tiba di rumahnya. Was-was. Sebab, ia takut jika Bintang akan memarahi dan bertanya macam-macam yang mungkin tidak akan bisa dijawabnya. Dan …
Bunga terenyuh ketika mendapati Bintang yang masih berada di rumahnya. Laki-laki itu tengah duduk di atas sofa dengan wajah tertunduk. Entah kenapa Bunga merasakan sesak di ulu hati sebab tidak tega pada laki-laki itu. Ia yakin jika Bintang sudah menunggunya selama seharian penuh.
Bintang mendongak ketika sebuah suara dari pintu terdengar. Netranya langsung berbinar senang ketika melihat kekasihnya berada di ambang pintu. "Bunga," panggilnya.
Bintang bergegas bangkit dan melangkahkan kedua kakinya cepat menghampiri gadis itu. Kedua tangannya terentang bersiap untuk memeluk kekasih