Gladis terbangun saat mendengar suara tetangganya yang bertengkar kencang, dia mengerjapkan matanya dan pelan-pelan terbangun. Gladis tidak menyangka jika dia bisa tertidur di lantai semalaman, dia sangat frustasi sampai tidak memperhatikan dirinya sendiri, bahkan rasa lapar yang terasa tidak membuat nafsu makannya naik, tapi Gladis tetap saja harus bertahan hidup demi anak yang dia kandung. Gladis benar-benar tidak menyangka Devan akan setega itu dengannya, dia tidak menyangka malam pernikahan yang begitu indah baginya, hanya sebuah nafsu belaka bagi Devan. Dia tidak menyangka lelaki itu bisa berbuat seenaknya. Gladis sangat kecewa dengan Devan. Tidak ada pilihan lain bagi Gladis selain pergi sejauh-jauhnya dari hidup Devan. Seperti telah menulis kalimat yang salah pada tulisan, walaupun