Satu tahun kemudian
Nadine menaruh ransel di atas kabin kereta yang ia tumpangi saat ia mendapatkan tempat yang sesuai dengan nomor di tiketnya. Jam menunjukkan pukul sembilan malam saat ia melirik waktu di pergelangan tangannya. Ia duduk di kursinya dan melihat orang berlalu lalang dengan bawaan di tangan.
Nadine merogoh saku celananya dan mengeluarkan benda pipih dari sana. Ia membuka menu pesan dan memberitahu Ilana bahwa ia sudah di kereta juga mengingatkan kembali pada gadis itu bahwa ia akan sampai di stasiun di Jakarta sekitar pukul setengah lima pagi.
Saat Nadine mengeluarkan earphone untuk mendengarkan musik, pesan balasan muncul.
Ilana: Oke. Take care.
Setelah membaca balasan, ia menyalakan musik saat kedua lubang telinganya sudah tersumpal earphone. Seorang laki-laki du