Kedua pria itu saling diam dan merenung dalam kesunyian dalam waktu beberapa menit.
“Mengapa kau terlihat tidak bahagia?” tanya Levon dengan suara yang serak dan napas yang tersendat-sendat.
Semua orang berlomba-lomba untuk mendapatkan bagian mereka, bahkan mereka tidak berhak mendapatkan, merasa memiliki hak untuk mendapatkannya.
Terutama Sean dan Shanom. Levon sangat tahu apa yang sesungguhnya terjadi di belakangnya, Levon tahu seperti apa kelicikan Shanom dan Sean yang beberapa kali berusaha menyingkirkan Marius dan merebut apapun yang di miliki Marius, termasuk merebut Kimberly.
Levon juga tahu ada berapa banyak rencana yang di buat Shanom dan Sean untuk mendapatkan harta Levon.
Sean yang menduduki jabatan di dalam perusahaan selalu berusaha mengubah banyak hal dan diam-diam mem