Sementara itu Mutiara baru sampai disebuah cafe tempat biasa mereka makan bareng , tepatnya bersama sang kekasih, Tian Wiratam itu lah nama sang kekasih Mutiara saraswati, Mereka sudah berpacaran selama tiga tahun lamanya (kredit motor x sampe tiga tahun, kata author?)namun belum ada kepastian kearah serius, meskipun selama pacaran Tian sering menghianati tiara namun tiara tetap memaafkan dan tetap mencintai Tian(itu yang namanya bucin tingkat dewa para readerkuh).
Tiara yang baru turun dari mobilnya langsung celingukan mencari sosok yang dituju.
"Hai mas maaf lama nunggu, tadi dirumah ada tamu jadi terpaksa harus menemuinya dulu. jujur tiara
"Nggak juga honey baru sepuluh menit, ucap tian sambil mrngecup kening tiara.
Ngomong-ngomong tadi bilang ada tamu yang harus ditemui emang siapa karyawan kamu yah, keponya tian.
Oh itu tamunya papah katanya sahabat lama gitu dark kota M, dan aku nggak enak dong nggak memperkenalkan diri, jelas tiara.
Syukurlah kalo itu teman papamu berarti dia itu sudah om,om kirain pria muda, desah tian
"Eh kata siapa sayang orang dia datengnya sama anaknya ko,ganteng lagi anaknya. goda tiara.
"Terus kalo anaknya ganteng kamu naksir gituh, kesal tian.
"Hai-hai kayaknya ada yang cemburu nih, ledek tiara yang melihat kekasihnya kesal gitu.
Siapa yang cemburu, ucap tian masih memalingkan muka kesalnya.
Iya-iya maaf sayangku,meski dia gantenya kaya arjuna aku nggak tertarik kok kan ada kamu kekasih yang paling ganteng sehatiku.terang tiara menyunggingkan senyumna.
"Aku percaya kok my honey, yuuk pesen makan aku dah laper nih, pinta tian.
Tian pun memanggil pelayan dan mereka memesan menu favorit mereka.
Usai makan siang bersama Tian mengajak mutiara kesebuah taman, taman kota adalah tempat mereka pergi bersama semacam kencan gitu menurut author sih?.
Tian mengajak tiara duduk dibangku taman yang ada dipojok taman, nanya juga lagi mojok iya kan mas tian,hehehe
Tiara menyandarkan kepala dibahu tian, sambil bergelayut manja. selayaknya sepasang krkasih yang lama tidak berjumpa
"Mas.....?
"Hmmmm,, jawab tian sambil memainkan jari tiara yang berlilitan dengan jari tian.
"Sebenarnya mas serius nggak si sama tiara?
"Kok kamu nanyanya gitu yang, balik tanya tian.
"Jawab dulu serius ngga? tanya tiara lagi.
" Serius dong honey? jawab tian singkat.
"Mana buktinya kalo mas serius sama tiara.
"Buktinya ini kita sedang pacaran jalan berdua kan, jelas tian
"Maksudnya bukan itu massss? dengus tiara.
"Terus kamu bukti apa lagi sayangku, manisku, rayu tian yang melihat tiara cemberut.
Kalo mas serius sama tiara kapan mas nemuin papah buat minta restu hubungan kita mas, masa iya kita kaya HTS saja, cebik tiara.
" HTS apa itu yang, tanya tian tidak mengerti.
"Hubungan Tanpa Status sayang, jelas tiara sambil mencubit pipi kekasihnya itu saking gemasnya.
"Awww sayang sakit kok dicubit si, kalo nyubitnya pake ini mah asik, tunjuk tian ke pipi tiara.
Aahh nyebelin sayang mah, aku pulang aja, gerutu tiara hendak berdiri, namun tian menarik tangan tiara agar duduk kembali.
Oke,oke sayang maafin mas, ayo duduk lagi kita bicarakn lagi yah bujuk tian.
" Sayang bukannya mas tidak mau ketemu papahmu cuma mas belum siap, mas masih menyiapkan semuanya buat kita nanti, karna mas nggak mau nanti kamu hidup kekurangan sama mas kamu ngerti kan alasannya, percayalah sayang mas selalu serius sama kamu, ucap tian dengan sendu.
" Iya-iya maaf sayang mungkin aku terlalu mencintaimu, takut kehilangnmu, isak tiara yang lansung memeluk tian dengan erat.
Seketika gerimis turun, Sayang hujan yuk kita pulang, ajak tiara. Tian pun menggandeng tangan tiara sedikit berlari menuju mobilnya tiara, karna mobil tian dititipin dicafe tadi mereka makan.
Tian masuk mobil yang diikuti tiara, Sayang bajumu basah kamu tidak apa-apa tanya tian yang melihat tiara rada menggigil kedinginan, tiara cuma menggeleng kepala, kemudian tian melepas jaketnya dan memakaikan ketubuh tiara yang cukup basah.
Tian memegang telapak tangan tiara dan digesek-gesekan lalu ditempelkan kepipi tiara, gimana rada anget nggak tanya tian yang diangguki oleh tiara.
"Sayang sekarang giliran mas yang mau nanya, ucap tiara.
"Tanya apa yang, jawab tiara bingung.
"Tiara sayang ngga sama mas?
"Tentu lah yang, kalo nggak sayang ngapain tiara mau pacaran sama mas..jawab tegas tiara.
Trus mana buktinya, ucap tian seraya mendekatkan wajahnya pada tiara jarak yang begitu dekat. sehingga tiara merasakan nafas hangat tian menyapu wajahnya.
Cup
Tiara mengecup pipi tian, ini buktinya ucap tiara.
Bukan disitu, tapi disini ucap tian seraya menunjuk bibirnya.
Masss jangan macem-macem deh, dengus tiara
Ayolah sayang sekali saja, selama kita pacaran kita belum melaukan itu(maksudnya cium bibir ya readerkuh)
"Tiara menghela nafas beratnya, apasalahnya aku memberikan ciuman pertamaku pada orang yang kucintai, batin tiara bergejolak.
Tiara pun mengangguk pada tian.
Benarkah sayang, ucap tian tak percaya seraya memeluk tiara dengan erat, pasalnya selama pacaran tiga tahun lamanya tiara tidak mengijinkan tian mencium bibirnya.
Dan mereka pun berciuman begitu romantis,dengan diiringi rintik hujan mebuat suasana menjadj syahdu.
ya itulah first kiss bagi tiara.
Mas pulang yuk udah mau sore nih nanti papah mamah khawatir lagim ucap tiara yang masih didekapn Tian.
Oke sayang, makasih yah buat yang tadi, aku mencintaimu, ucap tian sambil mencium pucuk kepala tiara. Tiara juga sangat, sangat mencintai mas,ucapnya.
Mereka pun pulang dengan mampir dahulu kecafe mengambil mobil tian.
"Hati-hati sayang jangan ngebut, kalo sudah sampe langsung kabari ya yang, pesan tian sambil tersenyum
"Oke mas, jawab tiara sambil mengacungkan jempol dan mobil pun berlalu dari pandangan tian,
***************
Tepat pukul lima sore tiara nyampe dirumah kediamannya, tanpa mengetuk pintu tiara masuk dengan perasaan bahagia, tanpa menyadari ada mamahnya yang lagi memperhatikannya. Dan ketika mau menaiki tangga terdengar suara deheman mamahnya.
"Hmmmmm,,,,,
"Ehh mama, kirian siapa ngagetin aja. cengir tiara melihat mamanya memasang muka masah sambil menyilangkan kedua tangannya.
"Masuk rumah bukannya kasih salam malah main nyelonong saja, protes mamanya
"Iya maaf mah, Assalsmu'alaikum mamahku yang cantik.
"Waalaikumsalam, dari mana saja jam segini baru pulang ra, mana hujan-hujanan lagi.
"iya tadi pas sehabis ketemu temen mau pulang mendadak hujan mah. kilah tiara.
"Ya udah sana buruan mandi biar nggak masuk angin, habis itu turun buat makan malam. petintah mamah
"Siap boss, ucap tiara sambi. mengangkat tangan seperti memberi hormat.
Mamah tiara cuma bisa menggeleng melihat tingkah laku anak semata wayangnya.
Setelah masuk kamar tiara langsung menuju kamar mandi untuk membersihkan badannya, setengah jam kemudian tiara keluar dari kamar mandi masih memakai kimononya tiara mengambil hp diatas nakas dia lupa mengabari tian kalo sudah sampd, tiara pun mrngirim pesan kepada tian.
? : Mas aku sudah sampai maaf baru mgabarin.
kemudian panggilan video pun berdering,
?.........
Tiara pun menggeser tombol hijau dan terlihat wajah tampan kekasihnya, yang rupanya juga habis mandi terlihat rambut basahnya.
Hallo sayang mas kangen nih, muuaah.
Baru tadi ketemu mas masa masih kangen aja sih,ucap tiara menahan senyumnya.
Emangnya kangen sama pacar sendiri ngga boleh, nanti kalo kangennya sama orang lain gimana, ucap tian menakut-nakuti tiara sambil menahan tawanya.
"Awas aja kalo berani, gumam tiara. udah dulu ya yang aku mau ganti baju dulu lagi ditunggu mamah papah makan malam.
Ya udah tinggal ganti baju aja kenapa, goda tian sambil terkekeh.
Maasss teriak tiara sambil melototkan matanya, dan memutus video callnya. nyebelin banget tapi ngangenin juga sih, dengus tiara sambil tersenyum.
Makan malam pun tiba suasana hening yang terdengar dentingan suara sendok da garpu saja.
Setelah makan malam selesai tiara langsung menuju kamarnya lalu merebahkan badannya yang sedikit lelah, tiara memandang langit-langit kamar dengan bibir mengembangkan senyumnya mengingat kejadian tadi sore,sambil memegang-megang bibirnya. Akhirnya tiara terlelap kedalam alam mimpinya.