Lima tahun satu bulan yang lalu…
Kalila menyalakan keran air di kamar mandi yang ada di kamarnya. Dia mengusap wajahnya dengan air beberapa kali. Gerakannya kasar dan tergesa-gesa. Napasnya memburu. Dia melihat benda kecil yang ia simpan di wastafel. Benda itu, yang biasanya digunakan oleh para wanita untuk mengetahui apakah mereka hamil atau tidak—benda yang mulai Kalila gunakan sejak Atlas menghancurkan hidupnya. Entah sudah berapa kali Kalila menangis tiap harinya ketika dia menyadari hidupnya sudah sangat mengerikan.
Awalnya, dia berpikir Atlas akan berhenti setelah mendapatkan Kalila dua bulan yang lalu, tapi ternyata dia salah besar. Atlas tidak pernah berhenti. Selain kata-kata hinaan yang ia lontarkan pada Kalila, Kalila juga mendapatkan pelecehan di sekujur tubuhnya, dan kehorma