Play on -- How can I love the Heatbreak, you're the one I Love - Akmu
Kepadamu Maraka
Lelaki sempurna yang terlahir istimewa
Terima kasih telah terlahir dengan begitu membahagiakan
Menjadi bagian terindah dalam kehidupan
Yang mengajarkan betapa indah dunia setelah ini
Untukmu,
Rasanya menyakitkan ketika hanya mampu melihat punggung lelahmu
Mencintaimu adalah bagian terindah dalam masa lalu
Bukankah seperti ini hidup
Berjalan sesuka keinginannya, bukan seperti harapan
Lautan
Membiru menyilaukan
Menyatakan harapan masih luas dan perasaan yang semakin dalam
Aku pernah mencintaimu seperti lautan
Yang pernah menggelamkan dalam dasarnya
Yang menakutkan namun menabjukan secara bersamaan
Menjanjikanku bertemu di hulumu nanti
Kamu seperti lautan
Yang tenang namun mendebarkan
Yang mampu ku nikmati namun tak mampu ku miliki
Menenangkan hingga perlahan membekap seperti sepi
Perlahan namun pasti
Tiap langkahmu dengan yakin untuk menjauh,
Menyesakkan melihatmu berlalu
Sorot lelah itu dengan jelas menyatakan betapa pilunya dirimu
Hari terus berlalu dan dunia masih tak mau bersuara
Bukankah harusnya kita tetap bertahan?
Bukankah lebih baik daripada saling berlalu?
Lautan masih sama
Dia masih berombak dan dia tak jua mengering
Namun lautan tak seindah dulu
Tak seindah ketika genggammu masih bertaut yang kini menghilang
Kini semua telah berlalu
Kita hanyalah sepasang manusia yang pernah ditemukan dalam cinta
Yang indah namun tidak mampu dipersatukan
Akhirnya,
Aku dan kamu memilih untuk berlawan arah
Meski perasaan itu tak jua padam
Namun kita menyerah satu sama lain dengan alasan cinta
***
Mari mengenang segala sesuatu tentangmu, kita, dan masa lalu. Aku akan menceritakannya dengan sangat baik, aku tak akan terluka. Kupastikan. Aku hanya tak berjanji untuk tak menangis.
Selamat datang,