Gala datang dengan dua buah kelapa di tangannya. Memberikan satu untuk Sela yang sudah menunggunya dari tadi. Dan tak lupa beberapa gorengan untuk menemani mereka sore hari ini. Setidaknya sebagai pelengkap untuk teman mengobrol. Karena mereka tidak akan berdebat yang sangat sengit. Melainkan berbicara dari hati ke hati.
Setelah jalan-jalan dan makan, lelaki itu mengajak Gisela ke pantai terlebih dahulu. Menikmati pemadangan matahari tenggelam tak ada yang salah untuk mereka. Di sini mereka bisa berbicara dengan santai sembari menikmati angin pantai yang terasa sejuk.
Sudah lama dirinya tidak sesantai ini. Biasanya dirinya sibuk dengan berbagai dokumen penting yang tak bisa ditingal. Namun, kali ini. Gala ingin membuat kenangan bersama dengan wanita tersebut.
Gisela telah merubah seg