Manggala merasa lega menemukan Sela yang tertidur pulas. Pantas saja sedari tadi tak bisa dihubungi bila orangnya sudah berada di alam mimpi. Sampai kapan pun tak akan menjawab telepon darinya.
Dengan hati-hati, lelaki itu menyelimuti tubuh sang istri. Gisela terlihat sangat cantik dan juga mempesona. Wajah lugunya terlihat jelas saat dirinya tertidur seperti ini. Dengan perlahan, ia menyentuh rambut yang menutuppi wajahnya di bawa ke belakang telinga. Begini, ia bisa melihat dengan leluasa raut wajah yang penuh ketenagan.
Entah mengapa ada rasa takut bila perempuan itu pergi meninggalkan dirinya. Namun, ia tak menampik kalau belum bisa melupakan Luvena. Mantan terindahnya tersebut masih menghiasi dan juga membayangi dirinya. Kalau seperti ini dirinya benapr-benar galau harus bagaimana