Di tempat yang lain, Aya sedang memperhatikan lalu lintas dari jendela kamar apartemennya. Di mana ia meminta kepada Iman untuk sementara waktu pindah tempat tinggal terlebih dahulu. Tentu saja awalnya sang suami tidak mau. Karena kasihan kepad Gala yang tak bisa melihatnya. Bagaimana pun sekarang Manggala hidup sendiri. Dan seharusnya dirinya yang menjadi penguat untuk sang Kakak. Bukan malah pergi menghindar seperti ini.
Akan tetapi, Aya tak kuasa kalau berada di sini. Dirinya bisa merasakan bagaimana hancurnya sang kakak. Namun, ini semua terjadi karena kesalahan lelaki itu. biarkan untuk beberapa saat ini Manggala merasakan penyesalan karena seenaknya mempermainkan perasaan perempuan.
Terlebih lagi, dirinya juga tak boleh membebani pikiran. Kasihan kepada jabang bayi yang berada da