Aya memilih duduk pada sofa yang dekat jendela. Sang suami memang sengaja menaruhnya di sini. Agar dirinya bisa bersantai dengan melihat jalanan diluar sana. Terlebih lagi ia bisa leluasa memandang awan yang membentang sangat indah dilangit sana.
Kalau seperti ini, dirinya sangat merindukan Sela. Sang kawan menyukai awan. Karena itu yang membuat Sela betah berada di pantai. Bisa melihat awan sepuasnya tanpa perlu terhalangi oleh apapun.
Kini, perempuan itu sudah tahu alasan kenapa Manggala mau menikah dengan Sela. Padahal wakti itu sang kakak tidak menyukai kawannya sama sekali. Lalu, tiba-tiba saja berubah pikiran dan terjadilah pernikahan itu.
Seharusnya ia sudah menyadari sejak awal. Kalau pernikahan mereka pasti ada maksud dan tujuan tertentu. Karena itu, terkesan sangat mendadak