Marie berjalan sejauh mungkin sembari mengusap-usap bibirnya menggunakan lengan bajunya. Ia tidak menyangka jika teman dekatnya yang selama ini selalu bersama dengan dirinya menaruh rasa kepadanya dan bodohnya ia tidak menyadarinya. Gadis itu berhenti melangkah, ia teringat dengan permintaan Charlie yang memintanya untuk tidak marah dan dia juga udah berjanji untuk tidak marah kepada Charlie.
Perasaan gadis itu campur aduk, disatu sisi ia kesal karena tindakan Charlie, namun disatu sisi juga dia merasa bersalah karena sudah membuat Charlie terluka. Gadis itu berbalik, melihat Charlie yang sudah tidak ada lagi di pandangannya.
Ia tidak tahu apa yang ia harus lakukan, sampai ia terpikir untuk menceritakan apa yang dirinya dan Charlie alami kepada Nicky dan Nirma-
Sebentar…
Gadis itu me