Farrel langsung menerjang Sherly, kepuasannya yang sempat terganggu akibat kedatangan anak buah Alvin akhirnya dapat terpuaskan. Meski dia tidak menyukai Sherly sama sekali tetapi untuk memuaskan hasratnya yang menggebu Sherly adalah pilihan yang tidak dapat dia abaikan.
Farrel menyentuh gundukan lembut itu dengan lidahnya hingga membuat Sherly bergerak tidak karuan, tidak sampai di sana, Farrel memasukkan bagian puncak kecil itu ke dalam mulutnya lalu menghisapnya kuat agar keinginannya dapat tersalurkan.
Suara-suara meresahkan keluar dari mulut Sherly, belaian serta sentuhan yang diberikan Farrel benar-benar membakar hasrat Sherly yang sempat padam. Sisil di kamar sebelah mendengar suara nakal Sherly, dia tahu Sherly ke sini berniat menggoda Farrel agar mendapatkan kemewahan yang sama