Aksara memuat novel & drama bertema dewasa (romansa, kekerasan). Dengan lanjut, kamu menyatakan berusia 17 tahun atau lebih.

oleh Rosneni Amaliah Idris
BAB I SETAN Aku Rose, anak perempuan pertama dari keluarga yang bisa dibilang keluarga tercemar alias broken home, hidup sebagai anak pertama terlebih dari keluarga sepeti ini tentunya cukup menyiksa, tiap hari ada saja hal yang membuatku menangis dan harus membuatku untuk lebih menguatkan pundakku lagi. Misalnya saja kejadian hari ini dimana suara berisik pertengkaran dari paman dan ibuku yang berada di halaman depan mulai terdengar jelas.“ PEREMPUAN JALANG, MASIH BERANI KAMU MELAWAN APA KATAKU, DASAR TIDAK TAU DIUNTUNGG!!”“Buggg”Suara balok mendarat dengan lantang di kepala ibuku, darah segar mengucur dari atas kepalanya, sementara pamanku diam terpaku dengan tangan yang bergetar dan amarah yang menggebu. “ tolong,, dia mau membunuhku”Lirih ibuku meminta bantuan dengan suara lemah dan tidak berdaya.“ kasih aja dia pelajaran biar jerah”Tetangga di depan rumah yang menyaksikan semua kejadian itu justru mendukung perbuatan keji pamanku terhadap ibu, yang entah ibuku punya salah apa pada mereka, yang kutahu hanya mereka dengan sangat membenci ibuku. Aku menangis tersedu tidak tau harus berbuat apa, panik takut, benci dan dendam menjadi satu kala itu, aku membenci semua manusia. Tangan kasar yang sedari tadi mengelus pundakku dan mengusap air mataku mulai berbicara lagi dengan air mata dan d**a penuh sesak setelah sebelumnya semua yang ia katakan seakan tidak mempan untuk menghentikan perbuatan laki-laki b******n itu“ cukup, hentikan, dia adikmu, mengapa bahkan kamu ingin membunuhnya, apakah kamu masih punya hati memperlakukannya dengan sangat kejam, keluar dan pergi kamu dari sini Pajjintangi”Ucap nenek kepada anak laki-lakinya yang b***t dan b******n itu, sementara aku masih terus menangis melihat semua kejadian itu, kejadian yang membuatku trauma dan sangat membenci manusia yang berperilaku melebihi setan tersebut. Ibuku yang sudah cukup kesakitan menghadapi semua pukulan yang diterimanya ditambah dengan darah yang mengucur deras dari kepanya, kini membuatnya jatuh ke tanah dan tak sadarkan diri, tetangga di samping rumah yang baru saja pulang dari kantornya dan melihat kejadian itu buru-buru membopoh ibuku dan membawanya ke rumah sakit terdekat.Sementara Pajjintangi, laki-laki b******n itu meninggalkan rumah dengan sepeda motornya setelah semua perbuatan keji dan biadabnya tanpa rasa malu dan rasa bersalah sedikitpun. Aku bersumpah dalam hati, suatu hari aku sendiri yang akan membalas perbuatannya kepada ibuku.ic_default
Karena kamu suka Drama · Keseharian, mungkin kamu suka ini juga:
As'ari el ahmad
Drama · Keseharian