Karel membuka komputernya dan mulai mencari nya. Kalau sampai ini hanya kejadian usil saja, tapi kenapa Leo menyuruh nya mencatat nya. Apa Leo salah? dia juga manusia bisa melakukan kesalahan, dia harus mencarinya segera dan memberitahu Leo akan hal ini. Jangan sampai mereka terkecoh karena hal ini.
"Rafa," ucap Revan yang melihat ke layar komputer Karel.
Karel terdiam, dia tau siapa dia. Teman Sahan yang juga di interogasi di kantor polisi itu. Kenapa dia melakukan hal ini, hanya untuk bercanda?
"Temen nya si Sahan?" Tanya Bagas.
Karel mengangguk walaupun dirinya masih ragu, "iya."
Bagas terlihat menghela napas lega, "nanti gua laporin biar dia di hukum."
"Tumben juga dia buat ulah begini," sahut Aksa sambil bermain game.
"Dapet tantangan kali dari temen nya," ucap Revan yang san