‘Mudahan aku bisa duduk sebelah Adit” gumam Hana dalam hati.
“Kali aja besok aku bisa duduk di sebelah Hana, hehe” gumam Dodi dalam hati. Sebenarnya cukup banyak siswa laki-laki yang memendam rasa pada Hana. Siapa yang tak berharap bila nanti akhirnya bisa dekat dengan Hana, yang penting usaha dulu. Hasil akhirnya lihat saja nanti, pikir Dodi dan mungkin beberapa siswa lain. Berusaha untuk mendekati Hana yang nyaris sempurna tentu tak mudah, mungkin ada lebih banyak yang diam-diam mengidolakan Hnaa namun hanya diam-diam saja tanpa berani menunjukkan karena takut kecewa atau mungkin takut tak berbalas. Logikanya saja, Hana yang berkecukupan apakah mungkin mau memiliki seseorang yang spesial dari kalangan biasa, namun siapa yang tahu toh perasaan tak bisa didikte. Bisa jatuh pada siapapun t