Malam itu, Donghyun dan juga Woojin memutuskan untuk menginap dan menunggu hingga wanita yang tidak mereka kenali itu setidaknya terbangun. Yang tentu saja, keduanya menjadi cukup canggung ketika menemani wanita tersebut, meski mereka sudah memiliki dugaan jika wanita itu adalah Mark. Atau seseorang yang menyamar menjadi Mark.
“...” pandangan Donghyun yang kala itu tengah terduduk tepat di samping ranjang tempat wanita itu berbaring pun hanya bisa terdiam memandangi paras wajah dari wanita itu,
“Bagaimana dia bisa menyamar dengan sebagus itu ya??” gumam Donghyun kepada Woojin, yang kemudian membuat Woojin yang kala itu tengah menggelar sebuah matras untuk tempat mereka berbaring pun, kini menolehkan pandangannya ke arah Donghyun dan kemudian menghembuskan napasnya seraya berkata,
“Mo