Pandangan Ab kala itu terfokus kepada Marta yang terduduk lemas di atas sofa dengan sebuah mug berisikan coklat hangat yang sempat diberikan oleh Ab untuk menenangkan teman wanitanya pada saat itu.
“... sudah membaik?” itu lah pertanyaan yang dilontarkan oleh Ab kepada Marta yang membuat Marta pun memnganggukkan kepalanya dengan pelan dan kembali meneguk coklat hangat yang ia genggam pada saat itu, dan membuat Ab merasa lega karena setidaknya Marta merasa tenang.
“Jadi … apa yang akan kau lakukan untuk membawa Yuna kembali kemari?” tanya Ab kepada Marta, yang kemudian membuat Marta pun menghembuskan napasnya seraya berkata,
“Secara harfiah … ketika Donghyun mati di usianya yang muda, itu memberi arti jika Yuna tidak pernah di lahirkan!” jelas Marta kepada Ab, yang kini membuat Ab men