Pagi hari yang cerah itu, seorang lelaki berusia dua puluh satu tahun keluar dari dalam Jika mewahnya. Lelaki tambun itu keluar bersama dengan lelaki berperawakan yang lebih tua darinya, dan memakai pakaian yang lebih rapih pula dari lelaki itu. Mereka berjalan memasuki kantor pusat NIMI Company. Tidak hanya itu, kedatangan lelaki tambun itu sangat di sambut baik oleh para staff dan terlebih pemilik NIMI Company, Dhan.
Lelaki itu tersenyum ketika melihat hadirnya orang yang menurutnya sangat penting di perusahaan tersebut.
“S… selamat datang, Tuan muda Stuart! Ha … ha … ha … saya tidak menyangka anda akan datang untuk melakukan perjalanan seperti ini, ini seperti mimpi bagi kami!” itu lah yang diucapkan oleh Dhan kepada lelaki tambun tersebut yang kini membuat lelaki tambun itu terseny