Michelle mendengkus lelah. Hari ini sudah terhitung tiga hari sejak ibunya melakukan aksi mogok bicara kepadanya. Tepatnya sejak ia mengungkapkan hal yang mungkin tak seharusnya ia ungkapkan malam itu.
Padahal momennya cukup positif saat itu. Walau ada sedikit drama, tetapi drama tersebut justru mempererat koneksi hati mereka. Michelle kira setelah drama berujung curahan serius itu, ibunya akan memaklumi ketika ia memutuskan untuk mengutarakan apa yang sudah satu bulan terakhir ia simpan rapat-rapat dari ibunya. Ternyata salah, ibunya malah merajuk seperti bocah lima tahun yang dilarang memakan permen coklat.
“Mom, sebetulnya aku sudah masuk ke dalam ruangan yang kau larang untuk aku masuki, sejak sebulan yang lalu.” Itulah perkataan Michelle yang ia lontarkan tanpa jeda dengan mata terp