Baju kaos putih yang Samuel kenakan ternoda oleh bercak darah dari kaki Aisyah yang digigit hewan penghisap darah itu. Alih-alih mereka menikmati keindahan desa di pagi hari malah seperti orang yang baru keluar dari hutan belantara, penuh dengan kubangan.
Setiba di rumah, Aisyah membersihkan diri di bilik air di dalam kamar, sedangkan Samuel di bilik air dekat dapur.
Setelah selesai berkemas Aisyah sudah bersiap-siap dengan mukenanya. Hal itu membuat Samuel keheranan. Bertanyalah lelaki itu pada sang istri, hendak melakukan apa memakai mukena. Padahal waktu zuhur masih lama, begitu pikir Samuel.
"Salat Duha." Aisyah menjawab sambil tersenyum.
Kening Samuel mengkerut. Tak paham dia apa itu Salat Duha. Lelaki kota itu kembali bertanya.
"Salat apa itu?"
"Salat Duha itu ialah salat ya