Seperti yang aku dan Yusuke perkirakan, Seika dan Kaji tetap tidak bangun meski sebagian besar wajah mereka tertutup oleh hasil dari kreativitasan Yusuke dan juga milikku.
Michiru datang menghampiri kami berdua yang masih asik menggambar di wajah mereka berdua, kemudian mengeluarkan ponselnya dan mulai memotret Seika dan Kaji yang masih tertidur pulas. Padahal, Michiru beberapa kali mengganti posisi tidur Kaji dari gaya SuperMan terbang sampai binaragawan yang sedang berpose.
Ketika kedua mata Kaji terlihat mulai bergerak, aku, Michiru dan Yusuke langsung berhenti mengganggu mereka dan berlari dengan cepat dan pura-pura duduk di sofa yang ada di depan TV.
Erangan pelan dari Kaji yang meregangkan tubuhnya ketika baru bangun terdengar. “Oh,