------------------------
Pesan Celeste tidak membuat penyelidikan berhenti. Ellison mengirimnya kepada Interpol, sedangkan Moreau memeriksa semua kamera di sekitar rumah aman. Tidak ada jejak Ratu Putih. Kalimat RATU PUTIH KELUAR DARI PAPAN dapat berarti menyerah, melarikan diri, atau menyiapkan identitas baru.
Tiga hari kemudian, seorang perempuan ditemukan pingsan di ruang pengakuan sebuah gereja kecil di Lyon. Bahunya terluka dan sidik jarinya cocok dengan Celeste Armand. Di sakunya terdapat kunci penyimpanan serta secarik kertas bertuliskan nama Selena.
Moreau menangkapnya di rumah sakit. Celeste meminta perlindungan saksi dan bersedia membuka jalur uang The Crown. Ia menolak berbicara sebelum Selena hadir.
Selena tidak langsung setuju. Pertemuan itu dapat menjadi permainan lain. Ellison menyiapkan ruang wawancara dengan kaca pengaman, perekam terpisah, dan petugas yang telah diperiksa. Warren mengamati dari ruangan sebelah.
Celeste tampak pucat tanpa topeng. Ia mengakui penculikan Marianne, jebakan lelang, dan ancaman terhadap para calon peserta. Ia tidak meminta semua itu dimaafkan.
'Mengapa memanggilku?' tanya Selena.
'Karena daftar yang kalian ambil bukan Daftar Mahkota terakhir.'
Celeste menjelaskan setiap dewan memiliki salinan berbeda. Versi kapal berisi pelaku yang masih aktif, tetapi pusat jaringan menyimpan Daftar Nol: identitas pendiri, pembuat sistem, dan keluarga yang mewariskan permainan kepada generasi berikutnya.
Daftar Nol berada di sebuah fasilitas bernama Benteng Kaca. Lokasinya hanya diketahui tujuh anggota inti. Vale dan Orsic tidak pernah masuk ke sana.
'Kau tahu lokasinya?'
'Aku tahu cara menemukannya.'
Celeste mengeluarkan tiga kalimat kode dari ingatannya. Kode harus dimasukkan ke jaringan lama The Crown dalam urutan tertentu. Sistem kemudian mengirim undangan menuju Benteng Kaca kepada anggota yang dianggap masih setia.
Warren menduga undangan akan memuat pelacak balik. Celeste membenarkan. Siapa pun yang meminta akses akan menjadi target dewan. Itulah alasan ia menyerah langsung kepada polisi.
Selena menanyakan petugas mahkota hitam yang menembaknya. Celeste menyebut pria itu Karel Voss, mantan tentara bayaran dengan gelar Kuda Hitam. Karel menjalankan hukuman dewan dan tidak pernah membiarkan pengkhianat hidup.
'Mengapa kau bisa lolos?'
'Aku menembaknya lebih dulu.'
Darah kedua yang ditemukan di sekoci mungkin milik Karel. Namun tidak ada mayat. Celeste yakin ia masih hidup.
Ellison menawarkan kesepakatan terbatas: perlindungan medis dan penilaian kerja sama, bukan kekebalan. Celeste menerima. Ia memberikan kunci penyimpanan yang ternyata membuka kotak bank di Lyon.
Di dalamnya terdapat buku besar, enam paspor, dan rekaman pertemuan dewan. Salah satu video memperlihatkan seorang pejabat Interpol menerima amplop dari Vale. Wajahnya adalah Direktur Samuel Crane, orang yang mengesahkan pemindahan Daftar Mahkota ke server pusat.
Ellison segera menghentikan seluruh akses Crane. Terlambat. Log menunjukkan ia menyalin bagian daftar dua jam sebelumnya dan meninggalkan kantor.
Crane mengetahui alamat perlindungan para korban.
Polisi memindahkan Amelia, Margaret, Noah, Marianne, Dorothy, dan keluarga lain. Ian memutus akses yayasan. Thomas menghubungi rumah sakit tempat ia menjalani terapi dan meminta daftar pasien dilindungi.
Saat evakuasi dimulai, listrik rumah aman Amelia padam. Kamera luar menampilkan van teknisi dan empat orang bertopeng.
Amelia tidak menunggu perintah. Ia membawa Margaret serta Noah ke ruang aman, mengaktifkan alarm diam, lalu menuangkan lemari besi di depan pintu. Dorothy, yang sedang berkunjung, mengenali suara bor sebagai alat pembuka panitia.
'Mereka tidak datang untuk menculik,' katanya. 'Mereka datang menghapus saksi.'
Polisi berada tujuh menit dari lokasi. Para penyerang memecahkan jendela belakang lebih dulu.
Dorothy mematikan lampu dan memakai sistem pengeras suara untuk memutar langkah kaki di lantai atas. Dua penyerang mengikuti suara palsu. Amelia mengaktifkan semprotan pemadam tepat ketika yang ketiga masuk dapur. Noah menekan tombol pengunci pintu otomatis.
Petugas tiba dan menangkap tiga orang. Penyerang keempat melarikan diri dengan van, tetapi kamera jalan memperoleh wajahnya.
Itu bukan Crane atau Karel.
Pria tersebut adalah salah satu petugas yang membantu mengevakuasi Pulau Tramonde.
Kebocoran telah berada di dalam operasi sejak awal.
Ellison meminta nama petugas itu tidak diumumkan. Jika Frost mengetahui wajahnya sudah dikenali, ia akan menghapus jejak dan memperingatkan orang dalam lain. Tiga penyerang dipisahkan ke fasilitas berbeda, sedangkan van diperiksa oleh tim yang tidak pernah terlibat kasus Tramonde.
Di balik panel van ditemukan pemancar yang menyalin komunikasi polisi. Perangkat itu sudah aktif sejak malam penyelamatan pulau. Selama berbulan-bulan, Frost mendengar perpindahan saksi, jadwal pemeriksaan, bahkan perdebatan mengenai publikasi Daftar Mahkota.
Dorothy mengingat Frost sebagai petugas yang selalu menawarkan bantuan sebelum diminta. Ia pernah membawakan kursi roda dan menanyakan nama rumah sakit keluarga. Keramahan itu kini tampak seperti pengumpulan informasi. Namun Amelia mengingatkan bahwa mereka tidak boleh mulai mencurigai semua orang yang berbuat baik. Frost memilih menyamar; kesalahannya bukan milik orang yang mempercayainya.
Noah menemukan satu detail lain. Saat penyerang memasuki rumah, mereka memakai kata 'bersihkan', istilah yang juga terdengar ketika dirinya diculik di London. Rekaman alarm menangkap suara tersebut dan dapat dibandingkan dengan anggota Lingkaran Nol lain.
Celeste mendengarkan laporan tanpa mencoba membela diri. Ia mengakui pernah menyetujui pembentukan Lingkaran Nol setelah seorang pengawas membocorkan rekaman permainan kepada wartawan. Menurutnya, pasukan itu awalnya hanya bertugas mengambil data, lalu berkembang menjadi kelompok pembunuh di bawah Frost dan Karel.
'Kau tahu kemungkinan itu ketika menyetujuinya,' kata Selena.
'Ya.'
Jawaban pendek itu lebih berguna daripada alasan panjang. Perekam menangkap pengakuannya, dan Ellison menambahkannya pada berkas dakwaan.
Amelia, Margaret, serta Noah dipindahkan tanpa jadwal yang dapat dilihat satu petugas. Setiap tahap membutuhkan persetujuan dua lembaga. Selena melihat perubahan tersebut sebagai pelajaran pertama dari serangan: keamanan bukan lagi rahasia yang dipegang seseorang, tetapi tanggung jawab yang saling diperiksa.
Menjelang malam, laboratorium mengirim hasil darah dari van. Selain tiga penyerang, ada jejak Frost dan Samuel Crane. Pengkhianatan itu melibatkan lebih dari satu orang berseragam. Mereka harus membongkar jalurnya sebelum Benteng Kaca mengetahui Celeste masih hidup.
------------------------