------------------------
Petugas itu bernama Daniel Frost. Ia berada dalam helikopter kedua yang datang ke Pulau Tramonde, membawa Dorothy ke rumah sakit, dan menjaga Gerald III selama perjalanan. Tidak ada namanya dalam Daftar Mahkota. Ia adalah anggota yang sengaja dibiarkan tidak tercatat.
Ellison memeriksa semua keputusan Frost. Pria itu pernah mengganti jadwal penjagaan Gerald, mengakses hard disk bukti, dan merekomendasikan Crane sebagai pengawas pemindahan data. Ia tidak mencuri bukti karena tugasnya memastikan polisi merasa aman.
Tiga penyerang yang ditangkap menolak bicara. Pada lengan mereka terdapat tanda angka nol. Celeste mengatakan mereka berasal dari Lingkaran Nol, pasukan Benteng Kaca yang bahkan tidak dikenal anggota dewan biasa.
Frost meninggalkan van di terowongan jalan raya. Di dalamnya ditemukan seragam polisi, bahan peledak, dan daftar tujuh rumah aman lain. Serangan terhadap Amelia hanya permulaan.
Ellison mengubah tempat perlindungan menjadi operasi terbuka dengan polisi lokal, petugas medis, dan pengamat keluarga. Menyembunyikan lokasi dari semua orang tidak lagi cukup; mereka membutuhkan banyak saksi agar satu pengkhianat tidak dapat mengendalikan informasi.
Selena membantu Amelia memberikan keterangan. Amelia marah karena orang yang dahulu terlihat menyelamatkan mereka ternyata bekerja bagi pelaku. Dorothy menyalahkan dirinya karena tidak mengenali Frost.
'Kita tidak gagal karena mempercayai seseorang yang memakai seragam,' kata Selena. 'Dia yang memilih menyalahgunakan kepercayaan itu.'
Celeste memasukkan tiga kode ke terminal terisolasi. Sistem membalas dengan teka-teki perjalanan: tujuh kaca, satu matahari, dan kota tanpa bayangan. Warren memecah metadata dan menemukan sinyal dipantulkan melalui tujuh pusat data.
Ian menelusuri tagihan pendingin. Salah satu pusat memakai energi jauh lebih besar daripada laporan resminya. Lokasinya berada di bekas observatorium pegunungan Swiss.
Moreau ingin mengirim drone. Celeste memperingatkan Benteng Kaca akan kosong jika ada pesawat asing mendekat. Undangan harus diterima oleh delegasi langsung. Sistem memilih tiga orang: Celeste sebagai Ratu Putih, Frost sebagai Penjaga, dan Selena sebagai Raja.
Frost masih hilang. Mereka dapat memalsukan identitasnya jika memiliki sidik biometrik dari van. Warren membuat pola denyut serta suara, tetapi cara berjalan Frost dibaca oleh sensor pintu.
Thomas menawarkan bantuan. Selama di pulau, Gerald memasukkan rekaman latihan Frost ke dalam permainan. Thomas masih mengingat irama langkahnya. Ia dapat memakai penyangga gerak untuk menirunya.
Ellison menolak menjadikan Thomas penyamar sebelum evaluasi medis. Dokter menyatakan ia mampu mengambil keputusan, tetapi memperingatkan lingkungan permainan dapat memicu trauma. Thomas tetap bersedia.
'Aku bukan mencoba menebus semuanya dengan satu tindakan,' katanya. 'Aku punya informasi yang dapat membantu. Kalau ada cara lebih aman, pilih itu.'
Sikap tersebut membuat Ellison menerima latihan tanpa menjamin ia akan dikirim.
Sementara itu, pencarian Crane menghasilkan petunjuk. Mobilnya ditemukan di bandara, tetapi paspornya tidak digunakan. Kamera memperlihatkan Frost menjemputnya dengan ambulans. Mereka menuju perusahaan logistik yang memiliki jalur ke Swiss.
Polisi menggerebek gudang perusahaan dan menemukan Crane terikat di dalam peti. Ia mengaku Frost menculiknya setelah memperoleh salinan daftar. Crane memang menerima uang Vale, tetapi percaya dirinya hanya membantu memindahkan saksi, bukan memberi alamat korban.
Ellison tidak menerima alasan itu. Crane ditahan dan perangkatnya disita. Pesan terakhir Frost menyebut pertemuan di Jenewa dalam dua puluh empat jam.
Karel Voss kemudian menghubungi Celeste melalui telepon rumah sakit. Ia mengatakan Frost membawa salinan daftar menuju Benteng Kaca dan berniat membeli tempat Celeste di dewan. Karel menawarkan membunuh Frost jika polisi membebaskannya dari pengejaran.
Celeste menolak kesepakatan. Karel tertawa dan mengirim foto sebuah kereta gunung. Di salah satu jendelanya terlihat Frost.
Warren mengenali pantulan stasiun. Kereta akan berangkat menuju observatorium dalam tiga jam.
Tim Swiss menghentikannya di stasiun berikut, tetapi Frost tidak ada. Ia meninggalkan jaket berisi bom waktu dan berpindah ke kereta barang.
Bom dijinakkan. Pada jaket ditemukan serpihan kaca khusus yang hanya dibuat untuk teleskop observatorium. Frost sudah pernah berada di Benteng Kaca dan mungkin memiliki jalur lain.
Undangan terminal berubah. Sistem menghapus kebutuhan Penjaga karena Frost telah masuk lebih dulu.
Kini hanya Celeste dan Selena yang diminta datang.
Di bawahnya terdapat peringatan: SATU RATU AKAN KELUAR. SATU RAJA AKAN TINGGAL.
Thomas menyelesaikan latihan cara berjalan Frost meskipun undangan tidak lagi memerlukannya. Rekaman tersebut membantu polisi mengenali Frost pada kamera stasiun: bahu kirinya selalu turun setelah cedera lama. Perangkat penyamaran wajah tidak dapat menghapus kebiasaan tubuh.
Crane akhirnya memberikan kata sandi rekening yang dipakai Vale. Dana mengalir melalui yayasan bantuan bencana, lalu dibayarkan kepada petugas sebagai honor konsultasi. Sebagian penerima mungkin tidak mengetahui sumber uang, sehingga Ellison menolak menangkap semua nama tanpa pemeriksaan. Mereka belajar dari Daftar Mahkota bahwa hubungan finansial bukan bukti peran yang lengkap.
Celeste menggambar lambang Benteng Kaca. Tujuh panelnya mewakili tujuh pendiri, sementara ruang tengah hanya dapat dibuka oleh keputusan dua pihak yang berlawanan. Dewan menyebutnya keseimbangan, tetapi selalu memastikan salah satu pihak berada di bawah ancaman.
Warren menyiapkan tiga jalan keluar untuk Selena: jalur utama, saluran air, dan pemecahan kaca darurat menggunakan muatan kecil dari polisi Swiss. Setiap jalan diuji pada replika. Sensor denyut palsu juga dipasang pada pakaian agar sistem tidak mengetahui saat Selena takut atau berlari.
Selena menulis pernyataan sebelum operasi. Jika dirinya ditangkap, polisi tidak boleh menukar tahanan atau Daftar Mahkota. Pernyataan itu bukan bentuk menyerah. Ia ingin keputusan di luar benteng tetap dibuat berdasarkan keselamatan banyak orang, bukan kepanikan akibat wajahnya di layar.
Dorothy meminta Celeste menjelaskan semua kalimat sambutan yang mungkin digunakan sistem. Satu frasa, 'Raja tinggal', ternyata berarti perangkat mahkota akan mengikat pengguna sampai perintah pertama diterima. Informasi itu membuat tim bom membawa pemotong nonkonduktif serta penahan kejutan listrik.
Sebelum berangkat ke Swiss, Selena menemui Amelia melalui video. Amelia tidak menyuruhnya berhati-hati seolah-olah keselamatan hanya bergantung pada kehendak. Ia berkata seluruh keluarga akan tetap mengawasi proses dan menuntut jawaban bila operasi menyimpang.
'Kau tidak masuk sendirian,' katanya.
Selena memahami maksudnya. Bahkan orang yang tinggal jauh dari gunung menjadi bagian dari jaring pengaman, bukan penonton permainan.
------------------------