“dia adalah anak yang cerdas”mendengar ucapan yang terlontar dari mulut sang Pangeran saat itu, membuat Rezen yang saat itu tengah berbaring di atas kasur miliknya pun menoleh menatap sang Pangeran yang juga berbaring di kasur miliknya jauh di sebrang sana, “dia mengatakan bahwa kedatangan kita di sini untuk menemaninya menikmati musim dingin bersama dan ia juga mengatakan bahwa ia meminjam nagaku untuk dijadikan sebagai bahan riset dan perbandingan dengan naga miliknya, diawal kupikir Raja tidak akan percaya, namun pada akhirnya dia memercayai ucapan sang Pangeran … khkh dasar bodoh!” gumamnya dengan pelan, dan Rezen hanya mampu menghela nafasnya dan menggeleng mendengar ledekan dari sang Pangeran,
“tolong jangan membahasnya lagi, Pangeran” ucapnya guna menegur sang Pangeran yang kini m