Malam itu, Rezen bersama dengan keempat calon kepercayaan lainnya diperintahkan untuk berkumpul di sebuah ruangan kerajaan yang dikhususkan untuk berbincang. Namun, tak ada satupun perintah yang lainnya selain berkumpul di sana dan hal itu membuat mereka dibuat heran karenanya.
“apa yang akan kita lakukan di sini??” tanya Shulan seraya menoleh menatap Renore yang terduduk di tepi ruangan. Ia bersandar di sana dengan kedua tangan yang dilipat, yang kemudian ia mengedikkan kedua bahunya, menandakan bahwa ia juga tidak mengetahui apa yang harus mereka lakukan di sana saat ini.
“kurasa mereka memerintahkan kita untuk berkumpul di sini, agar kita bisa berbincang dan menghabiskan waktu kita bersama-sama” ucapan yang dilontarkan oleh Saint pun membuat mereka menoleh dengan serempak kepadanya