Aku merasakan tubuhku diguncang oleh seseorang, tanganku meraih kepalaku yang terasa agak pusing dan memijatnya sebentar.
"Kakak ayo bangun," ucap suara yang aku kenal, aku mengucek mataku perlahan lalu membuka mataku dan menatap Rara yang berada di belakangku.
Aku menutup mulutku dengan tangan ketika aku menguap, "jam berapa Ra?" tanyaku lalu bangkit dari posisi berbaringku.
Rara berdiri lalu berjalan sedikit ke arah ruang tamu, "jam setengah 4 kak," jawab Rara.
Mendengar itu aku langsung membuka mataku dengan lebar untuk menghilangkan kantukku, saat bangun aku merasa baru 5 menit terlelap padahal ternyata aku tidur cukup lama juga.
"Mana kakak kamu?" tanyaku pada Rara karena tidak melihat ada Adrian di dekat kami.
"Ada tuh di depan cari angin," ucap Rara, aku mengangguk lalu meren