Suasana saat makan tadi berakhir dengan sikap Gita yang membuatku sangat terkejut, sifatnya yang dia tunjukkan hari ini sangat berbeda dengan sikapnya yang selama ini dia tunjukkan di depan orang - orang.
Beberapa kali juga dia terlihat ingin memberikan perhatian lebih kepada Adrian dan juga mamanya namun tidak terlalu direspon oleh mereka berdua.
"Ma, kita spa di tempat langganan Mama yuk? Aturan besok, tapi mumpung Kak Luna abis ikut lomba ini dia pasti capek. Kita bisa pijat bareng juga," ucap Rara pada Mamanya.
Aku sedikit terkejut dengan ucapan Rara yang terlalu berterus terang itu, pasalnya dia tidak menanyakannya lebih dulu padaku.
"Boleh tuh. Kamu mau 'kan, Lun?"
"Gita juga mau!" ucap Gita tiba - tiba memotong pertanyaan mama Adrian padaku.
Kulihat mama Adrian juga sedikit te