Bagi orang yang telah menghabiskan beberapa hari terakhir dengan membentak bentak dunia dan menggugat siapa pun yang menghalangi jalannya, setiap komentarnya benar benar jinak. Dia tidak pernah mengerti tentang kasih dan pengampunan itu; pembalasan dendam merupakan faktor yang memicu dirinya. Namun dia merasakan kalau setidanya untuk waktu itu, dia musti menahan insting tukang pukulnya, dan cuma berusaha untuk bersikap baik. Susah. Dia berkisah mengenai Furuya Satoru saat di penjara, semua pertemuan mereka yang sering, dan bahkan mampu membuat para hadirin tertawa saat menuturkan kisah Furuya Satoru tentang makanan di penjara hukuman mati. Dia membicarakan dua surat Furuya Satoru, dan satu kali lagi menemukan humor di sana. Dia menutup orasinya dengan menjabarkan saat saat terakhirnya bers