Singapura waktu setempat.
Ray berdiam diri di depan jendela apartement menatap pemandangan kota malam Singapura hari dari ketinggian tempatnya berdiri sekarang. Beberapa hari yang lalu, Ray yang mencari alamat keberadaan tempat tinggal mamanya akhirnya berbuah hasil.
Ia menemukan mamanya yang sedang keluar dari sebuah rumah kecil. Ketika Ray hendak menghampirinya, seorang laki-laki sepantaranya berlari ke arahnya. Lara mengelus kepala anak itu dengan senyum. Anak laki-laki yang bersamanya tampak ceria sambil menenteng ranselnya hendak pergi ke sekolah. keduanya berjalan bersama. Hari itu juga Ray kaget dan bertanya-tanya siapa anak laki-laki yang bersamanya itu?
Firasatnya mengatakan ada yang sengaja disembunyikan oleh mamanya selama ini dan Ray tak tahu apa itu. Ray kembali menyelidiki