Dan hari itu, Julian dengan mobilnya melaju menuju ke gedung tempat yang dimaksud. Sesampainya di sana, suasana gedung yang tak dijamah beberapa tahun yang lalu menjadi terbengkalai. Gedung bekas sekolah yang sudah tak terpakai lagi, dulunya ia menghabiskan waktu bersama Doni dan Misa di sana, tepatnya di gedung paling atas.
Julian melangkahkan kakinya masuk ke dalam. Tangga demi tangga ia lewati mengantarkannya naik ke atas. Di sana, tepat di atap balkon seseorang sudah menunggunya.
“Misa!”
Misa berbalik dan membuka tudung kepalanya. Julian tak salah lagi, semua ini ulah Misa—sahabatnya sendiri.
"Misa!"
Misa menyeringai. Ia melangkah mendekati Julian.
Untuk pertama kalinya, Julian melihat penampilan Misa yang sangat berubah, rambutnya yang dulu panjang dipangkas menjadi pendek l