10 tahun yang lalu.
Stefan adalah sosok laki-laki yang cukup terkenal di sekolah, selain menyandang predikat anak basket yang cukup dielu-elukan oleh para gadis, Stefan yang juga memiliki keunggulan di bidang akademik cukup membuat sekolahnya bangga.
Sama seperti cowok muda pada umumnya, Stefan sering menghabiskan waktu bersama teman-teman sepulang sekolah. Hari itu untuk pertama kali ia bertemu sosok yang akan merubah hidupnya.
"Stef, ntar kita jadikan ke kafe."
"Okey."
Mata Stefan sontak tertuju pada sosok perempuan yang duduk di halte bus dan tengah menunggu. Stefan terhenti sesaat setelah ditinggal temannya pulang ke arah masing-masing.
Stefan terpaksa menghubungi sopirnya untuk tak jadi menjemputnya. Ia langsung berlari menuju ke halte, dan ketika bus datang bersamaan ia