Anne membaca ulang tulisan yang pernah dipublikasikannya setelah kehilangan pekerjaan bersama Peter. Pada waktu menulis, ia memilih setiap kalimat supaya sebagian kenyataan dapat berdiri tanpa bagian lain. Memang ada perempuan datang dan terjadi keributan. Dengan berhenti pada titik itu, ia membiarkan orang menganggap dirinya pihak yang hanya menjaga pekerjaan dari gangguan, sementara perempuan tersebut harus menanggung tuduhan yang tidak ia luruskan.
Sesudah jumpa pers Peter, beberapa orang meminta tanggapan. Anne sempat mengetik jawaban tentang tahun-tahun kerja yang dilupakan dan tekanan yang tidak dipahami siapa pun. Ia menghapusnya setelah melihat kembali pesan resmi mengenai pengakhiran tugas serta hasil pemeriksaan yang pernah diikutinya. Ada pengakuan yang telah dibuat secara pribadi. Menulis kebalikan dengan kata yang lebih licin tidak akan mengubah apa yang sungguh dilakukan.
Ia menghubungi pihak yang kini mengelola pekerjaan Peter melalui jalur yang tersedia. Tidak ada permintaan berbicara langsung kepada penyanyi itu pada malam hari. Ia mengatakan ingin meneruskan koreksi mengenai tulisan lamanya dan meminta cara menyampaikan permintaan maaf tertulis kepada Sabelle tanpa memperoleh nomor pribadi atau alamat keluarga. Penghubung tidak menjanjikan bahwa perempuan tersebut bersedia menerima.
'Saya mengerti,' jawab Anne. Kali ini ia tidak menambahkan alasan mengapa penerimaan seharusnya diberikan.
Koreksi yang dipublikasikannya lebih pendek daripada tulisan pertama. Ia menyatakan tidak lagi mewakili Peter, bahwa perempuan yang pernah disebut secara samar merupakan istrinya, dan bahwa penyajian sebelumnya menghilangkan konteks penting sehingga menimbulkan kesan menyesatkan. Ia meminta agar orang tidak menghubungi keluarga atau menyebarkan identitas anak. Tidak ada nama Shalter, tidak ada tempat sekolah, tidak ada foto baru yang ditawarkan.
Tulisan itu tidak mengulang seluruh kejadian di lobi. Anne tidak mempunyai izin Sabelle menjadikan luka tersebut bahan pengakuan publik. Ia dapat mengoreksi ucapan sendiri tanpa membuat perempuan yang disakiti kehilangan kendali sekali lagi atas cerita tubuhnya. Rincian yang perlu dipertanggungjawabkan sudah tercatat melalui pemeriksaan dan dapat dibicarakan melalui jalur yang tepat, bukan dipakai menarik perhatian pada penyesalannya.
Sebagian orang mengatakan koreksi terlalu sedikit. Sebagian membela Anne dan menuduh Peter menyerahkannya sebagai penyebab tunggal. Ia membaca beberapa balasan sebelum berhenti. Peter telah menyatakan tanggung jawabnya sendiri selama tiga tahun. Anne tidak perlu memperbaiki citra dengan mendorong orang percaya bahwa mengakui kesalahan berarti ia satu-satunya orang yang pernah salah. Ia harus cukup berani menyebut bagiannya tanpa menguasai bagian orang lain.
Pada surat yang ditujukan kepada Sabelle, ia menulis lebih jelas. Ia menahan komunikasi, memberikan kabar keberangkatan yang tidak benar, dan memukul dua kali sebelum pukulan berikutnya dihentikan petugas. Ia menggunakan kedudukan pekerjaan serta prasangkanya untuk memperlakukan seorang istri seperti gangguan. Perasaan pribadi terhadap Peter dan ketakutan kehilangan tempat tidak memberikan alasan untuk tindakan tersebut.
Anne berhenti ketika hampir menulis bahwa dirinya tidak bermaksud membuat keadaan sejauh itu. Ia membaca kalimat tersebut, kemudian menggantinya. Apa yang dimaksudkan tidak lebih penting daripada apa yang dilakukan. Ia meminta maaf tanpa meminta Sabelle memahami kesepiannya, membalas surat, atau menjamin tidak akan membicarakan pengalaman tersebut kepada orang yang membantunya.
Surat diserahkan tanpa tambahan hadiah. Penghubung menanyakan kesediaan Sabelle menerima sebelum meneruskannya. Perempuan itu meminta waktu, kemudian mengatakan bersedia membaca salinan tertulis, bukan melakukan pertemuan. Ia juga meminta agar tidak ada jawaban yang diharapkan pada tanggal tertentu. Permintaan tersebut diteruskan sebagaimana adanya. Anne menjawab menerima, tidak meminta Peter membujuk istrinya agar bersikap lebih hangat.
Sabelle membaca surat ketika Shalter tidak berada di dekat meja. Emily ada di rumah, tetapi putrinya memilih membaca sendiri dahulu. Kalimat tentang dua tamparan membuat tangannya berhenti. Selama ini pengalaman tersebut sering harus diceritakan kembali supaya orang memahami mengapa lobi sebuah kantor dapat terasa begitu memalukan baginya. Sekarang orang yang melakukannya telah menuliskan tanpa menyebut dirinya perempuan histeris yang menyebabkan semuanya.
Ia tidak menangis seketika. Ia juga tidak merasa perlu tersenyum karena akhirnya memperoleh surat yang pernah diharapkan. Ada kemarahan pada lamanya waktu, pada tulisan menyesatkan yang dibuat bahkan sesudah pengakuan dalam pemeriksaan, serta pada bagian hidup yang tidak dapat dikembalikan oleh kalimat rapi. Ia menyimpan salinan tersebut dan mengatakan kepada Emily bahwa belum ingin menjawab.
'Tidak perlu malam ini,' kata ibunya.
'Mungkin tidak akan pernah ada jawaban yang dia inginkan.'
'Itu tetap pilihanmu.'
Sabelle memberi tahu penghubung bahwa surat sudah diterima, tanpa pesan untuk disampaikan sebagai pengampunan. Koreksi publik juga sudah dilihat. Ia meminta batas komunikasi tetap berlaku dan tidak ada kedatangan ke toko. Penghubung mengonfirmasi penerimaan permintaan tersebut. Tidak ada tawaran foto bersama sebagai penutup perselisihan atau undangan berbicara di depan media.
Anne menerima kabar itu di tempatnya sendiri. Ia tidak memperoleh kembali pekerjaan, akses keluarga, atau hubungan pribadi dengan Peter. Langkah berikut dalam hidupnya harus disusun tanpa meminjam nama keluarga tersebut sebagai jalan kembali. Ketika ada permintaan wawancara yang berharap kisah lama dilanjutkan, ia menolak membahas rincian pribadi yang bukan miliknya.
Ia memeriksa kembali tempat penyimpanan berkas kerja yang masih menjadi tanggung jawabnya dalam penyerahan terakhir. Bagian yang perlu diteruskan diselesaikan melalui pengelola, dengan catatan penerimaan, tanpa menyisipkan pesan pribadi kepada Peter. Ada urusan yang tetap harus dibereskan meskipun tidak mendatangkan percakapan yang dirindukannya. Sesudah mengirim konfirmasi terakhir, Anne menutup layar dan membiarkan tidak adanya balasan pribadi tetap menjadi batas. Surat maaf tidak membuka pintu baru untuk mengetuk kehidupan keluarga yang telah dimintanya menjauh.
Malam itu Sabelle menyimpan surat bersama dokumen yang tidak perlu dilihat anak. Ia menutup laci dan kembali menemani Shalter menyelesaikan kebutuhan esok. Ada hal yang kini diakui dengan benar, tetapi hidupnya tidak harus berhenti untuk merayakan pengakuan orang lain. Ia masih mempunyai batas yang boleh dijaga, pekerjaan yang perlu dijalankan, dan masa depan yang tidak lagi menunggu keputusan Anne tentang siapa yang pantas mempunyai tempat di samping Peter.