Suara panggilan dari Aldric makin bertambah kencang. Dan Nyonya Gerd tidak menemukan apapun kecuali sebuah patung yang terbuat dari batu berbentuk kera.
Perlahan Nyonya Gerld makin mendekat ke arah patung tersebut dan berapa terkejutnya dia setelah suara Aldric justru makin terdengar makin kencang.
Tidak mungkin, kan Aldric berubah menjadi...
"Pangeran Aldric? Apakah ini engkau? Tapi kenapa kamu berubah menjadi... "
Gerld bahkan tidak mampu untuk melanjutkan kata kata. Dia tidak habis fikir kenapa Pangeran Bath yang terkenal tampan itu justru berubah menjadi monyet? Itu sulit di mengerti.
Nott yang pada saat ini ada di samping Nyonya Gerld pun ikut untuk mengelilingi patung itu. Guna mencari tahu kebenaran. Dia tidak percaya jika patung itu adalah Pangeran Aldric.
"Iya Gerld, ini aku. Tolong lepaskan tubuhku dari sihir ini. Bocah sialan itu telah merubah aku menjadi seperti ini. Jadi tolong cepat lepaskan aku. Sebelum aku akan membeku sungguhan!"
Sebenarnya Aldric sendiri tidak tahu, jenis sihir apa yang telah dipakai oleh Freya. Yang jelas, gadis itu telah mencari masalah besar. Setelah dari sini. Akan Aldric pastikan Freya menyesal seumur karena telah bermain main dengan dirinya.
Sudah di katakan kalau kekuatan mereka tidak seimbang. Jadi Aldric meminta Freya berhenti berlagak di depan matanya.
"Siapa yang membuat kamu menjadi seperti ini Pangeran?"
Nyonya Gerld masih tidak tahu harus beraksi seperti apa. Dia iba tapi juga ingin tertawa melihat keadaan Aldric yang saat ini. Pria itu tampak lucu dalam wujud seperti ini.
"Siapa lagi yang akan membuat aku seperti ini jika bukan Tuan Putri kesayangan mu itu. Dia pasti telah dendam karena aku membuat dirinya tampak menyedihkan. Dengan memanipulasi fikiran nya seolah olah telah menghancurkan Hugvindor. Karena aku telah menyelamatkan Asrama mu dari amukan anak manja itu, maka tolong lepaskan aku dari sihir ini!"
Aldric merasa kalau dia sangatlah berjasa karena telah berhasil menghentikan kegilaan Freya yang hendak menghancurkan Asrama Hugvindor. Jadi Aldric rasa Nyonya Gerld telah hutang budi kepada dirinya dan harus segera di bayar. Yaitu dengan melepaskan diriy dari sihir itu.
"Ohh... jadi tadi kamu memanipulasi Tuan Putri karena dia ingin menghancurkan Asrama?"
Ternyata semua tebakan dari Gerld dan Nott benar. Semua memang karena ulah Aldric. Tapi kali ini Aldric menggunakan kekuatan nya untuk hal yang positif. Gerld mengapresiasi hal itu.
"Tentu saja. Memang siapa lagi yang bisa melakukan hal sehebat itu jika bukan aku! Cepat. Lepaskan aku dari sihir ini!" paksa Aldric dengan marah.
Meski keadaan nya pada saat ini sedang mendesak. Aldric tetap lah Aldric. Dia sama sekali tidak peduli. Meski Nyonya Gerld adalah kepala sekolah dan satu satu nya yang bisa menyelamatkan dia kali ini.
"Ya... tentu saja aku akan mencoba untuk membantu mu Tuan Aldric. Tapi tidak bisa cepat. Sihir ini... rasanya lumayan kuat. Tapi tetap saja, bisa di lepaskan. Kau tenang saja. Aku hanya perlu untuk memanggil Naemy dulu untuk membuat sihir ini sirna!"
Untung saja sihir kali ini tidaklah berkekuatan besar. Mereka hanya perlu untuk membaca sedikit mantra dari Naemy si ahli perubahan bentuk. Maka semua akan selesai.
Sihir itu hanya mainan para anak anak kecil saja.
"Apa? Untuk apa susah susah panggil Naemi? Kau tidak bisa melakukan nya sendiri? Memang sihir jenis apa yang di lakukan anak sialan itu hingga aku tidak bisa cepat kembali?"
Bukan kah Gerld sangat hebat? Orang tua itu sudah menguasai segala bentuk sihir. Kenapa hanya untuk mengalahkan sihir dari Freya saja tidak bisa.
Lagi pula bukannya Naemy adalah ahli sihir perubahan bentuk. Aldric jadi penasaran. Freya menyihir dirinya menjadi seperti apa.
"Emmm saya bisa melakukan nya Pangeran, tapi tentu saja saya tidak seahli Naemy. Jadi lebih baik kita datangi Naemy untuk merubah bentuk mu. Biar nanti Nott yang akan mengendong patungmu!"
Gerld hanya ingin jika Aldric cepat berubah kebentuk asli tanpa perlu harus menunggu lama. Dan Naemy adalah pilihan yang tepat.
"Nott... angkatlah patung Aldric. Dan bawa ke ruangan Naemy! Jangan sampai pecah" perintah Gerld kepada orang kepercayaan nya itu. Meskipun terlihat agak keberatan, tapi Nott tetap menganggukkan kepala dan menjalankan perintah dari Nyonya Gerld.
"Tunggu... untuk apa kau membawa aku kesana. Suruh saja Naemy datang kesini. Cepat tapi. Aku tidak mau berdiri lama lama seperti ini. Membuat kaki ku kram."
Aldric sangat malas jika harus diangkat kesana kemari. Dia ingin tetap di tempat itu saja. Sambil menunggu Naemy akan datang.
Sementara Gerld tampak menggaruk tengkuk nya dan bingung akan mengatakan apa.
"Sebenarnya saya juga tidak masalah Tuan. Jika anda ingin disini sambil menunggu Naemy datang. Tapi masalahnya. Kita perlu untuk menjemput Naemy yang pada saat ini sedang berada di dasar laut, mengubah para karang menjadi hewan. Emm... paling tidak membutuhkan waktu seharian penuh untuk menunggu nya. Anda tidak masalah jika harus menunggu selama itu dalam keadaan seperti saat ini. Maksudnya... apa anda tidak akan malu?"
Gerld mengucapkan nya dengan hati hati. Tidak ingin jika Aldric kembali marah dan masalah makin runyam. Gerld tidak yakin saja apa Aldric akan menerima perubahan untuk kali ini.
"Kenapa memang aku harus malu? Hey Gerld... meskipun aku berubah menjadi patung. Aku tetap lah aku! Yang tampan dan juga penuh dengan karisma. Jadi lupakan saja. Cepat sana cari Naemy untuk merubah aku!" perintah Aldric dengan kasar.
Aldric tidak pernah merasa malu. Meski pun nanti semua orang akan tahu jika dirinya telah berubah menjadi sebuah patung. Bukannya supaya semua orang tahu? Kalau ketampanan yang dia miliki benar benar seperti pahatan seorang dewa Yunani.
Meski lama, Aldric akan tetap untuk menunggu itu.
"Emmm... tapi Pangeran. Yang jadi masalah adalah. Putri Freya tidak hanya merubah anda menjadi patung tapi juga merubah wajah Anda seperti sesuatu yang lain."
Dengan sangat terpaksa. Nyonya Gerld pada akhirnya memberi tahu Aldric. Supaya Pangeran Bath itu tidak keras kepala untuk dibawa untuk menemui Naemy.
"Apa? Memang nya kenapa aku?"
"Tuan Putri mengubah wajah Anda menjadi lebih buruk dari pada wajah saya Tuan. Saya rasa para gadis akan begidik ngeri tiap melihat anda. Maaf."
Nott menunduk, karena ucapannya benar.
"Katakan padaku. Freya merubah aku menjadi apa?"
Aldric benar benar habis kesabaran. Dia benar benar ingin membunuh Freya pada saat ini juga.
"Tuan Putri mengubah anda menjadi kera."
"Apa?"
Aldric Shock bukan main. Freya telah membenam harga dirinya ke dasar samudra.