Rascal emang kurang ajar, kalau belum tahu caranya nggak usah ngmong seakan-akan tahu. Nggak tahu kalau aku lagi pusing. Menjadi korban tumbal bukan hal yang enteng. Salah-salah nyawa melayang lalu rohku tersesat di dunia.
Berjalan ke lantai dua, aku merasakan hawa negatif yang sangat luar biasa. Tapi itu wajar sebab sudah berhari-hari rumah ini dibiarkan kosong. Beberapa hantu masuk ke rumah yang memang sengaja dibiarin tanpa pagar pengaman dari gangguan tak kasat mata.
“Harusnya Ki Mengkis membuat tempat ini aman dari segala yang berbau mistis biar hantu-hantu seperti kalian-kalian ini nggak bisa masuk dengan seenaknya,” ujarku sambil menunjuk dua hantu perempuan yang sedang berdiri di samping pintu ruang kerja Pak Agha.
Ah, aku jadi lupa sama tuh orang yang masih sibuk sama kegiatan