“Janji jangan melupakanku,” ujar Kalina dalam posisi memeluk Ken. “Aku tahu jika sikapku salah, tapi aku hanya ingin memperbaiki diri. Menjauhimu, bukan berarti aku menolakmu.”
Ken yang masih kaget karena didatangi dan tiba-tiba dipeluk begini oleh Kalina, merasa seperti ada angin ketenangan yang sedang menerpa hatinya. Tadinya masih bingung dengan sikap dia yang tiba-tiba, hingga akhirnya pelukan itu ia balas.
“Jadi sekarang aku harus bagaimana bersikap padamu?”
Kalina melepaskan diri dari Ken. Menatap fokus cowok yang jauh lebih tinggi darinya, hingga membuat ia harus sedikit mendongak.
“Mau menungguku?”
Ken menggeleng cepat. Ekspressi muka Kalina langsung berubah datar, ketika jawaban itu ia berikan. Langsung melepaskan tangannya yang tadinya dia genggam.
Tersenyum mendapat