"Apa-apaan sih! Enggak tahu malu! Mesra-mesraan depan kelas!" gerutu Barry sambil terus berjalan.
Entah kenapa dia kesal sekali melihat Cherry bicara berdua saja dengan dosen baru yang genit itu.
"Mr. Bagas pera banget! Kayak ganteng aja! Tebar pesona mulu kerjanya! Niat ke kampus mau ngapain? Mau caper?" Dia masih saja mencicit dengan nada ketus meski tak ada yang mendengar perkataannya itu.
Dia benar-benar merasa kesal. Berjalan cepat agar tak lagi mendengar keduanya berhaha-hihi di belakangnya.
Giana berlari mengejar Barry setelah menyapa beberapa mahasiswa lain yang duduk-duduk di depan kelas.
"Bar! Mau makan siang ya?"
Barry melirik sebentar Giana yang ada berjalan menyusul langkahnya.
Cowok itu hanya mendengus dan mempercepat langkahnya.
"Ih, Barry!" Giana berlari kecil dan